Search Results: Contoh Lengkap Menulis Surat Lamaran Kerja

You are browsing the search results for Contoh lengkap menulis Surat Lamaran Kerja

Teknik Menulis Surat Lamaran Pekerjaan

Surat lamaran pekerjaan merupakan salah satu unsur pendukung yang cukup penting dalam proses melamar pekerjaan. Oleh karena itu, ada baiknya kita membuat surat lamaran dengan baik dan benar.
Seperti surat formil pada umumnya, surat lamaran ini dibagi menjadi tiga bagian, di antaranya:

1. Pembuka.
Isinya menyebutkan sumber informasi dari mana pelamar mengetahui adanya lowongan pekerjaan itu. Kemudian, lowongan apa yang dilamar dan menerangkan bahwa diri pelamar memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang diinginkan perusahaan.
2. Isi atau Uraian.
Isinya berupa uraian bahwa pelamar telah memenuhi persyaratan yang diminta dan telah memenuhinya. Selain itu, juga menyebutkan keterangan mengenai usia, pengalaman, keterampilan, dan informasi lainnya yang menunjang posisi yang diinginkan.
3. Penutup.
Kalimat penutup yang berisi harapan pelamar mengenai proses selanjutnya, yang disertai ucapan terima kasih.

Idealnya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk membuat surat lamaran yang efektif. Namun, sebelum mulai menulis surat lamaran, ada baiknya memerhatikan kaidah, etika, dan cara penulisan yang tepat.

Menulis surat lamaran perlu memerhatikan tatanan bahasa agar mudah dimengerti. Untuk itu, pergunakanlah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tulislah lamaran dengan kalimat yang tidak terlalu panjang, singkat dan efisien, jelas, dan sopan.

Surat lamaran tidak perlu memuat keterangan panjang lebar karena nantinya akan dilampiri dengan daftar riwayat hidup. Cantumkan alamat sejelas mungkin agar memudahkan perusahaan atau instansi menghubungi untuk keperluan proses seleksi berikutnya. Gunakanlah model penulisan yang paling praktis.

Beberapa catatan penting dalam menulis surat lamaran agar terlihat sopan dan formal sebagai berikut.
1. Antara nama kota atau tanggal dengan alamat tujuan dikosongkan satu baris jika menggunakan folio bergaris.
2. Antara alamat tujuan dengan kata “Dengan Hormat” dikosongkan satu baris jika menggunakan tulisan tangan atau 4 spasi jika diketik.
3. Antara kalimat “Dengan Hormat” dengan pembukaan surat dikosongkan satu baris atau dua spasi bila diketik. Penulisan paragraf dengan paragraf berikutnya tidak perlu dikosongkan.
5. Penulisan kata “Hormat Saya” dalam penutup surat lamaran berjarak dua baris dari kalimat penutup.
6. Penulisan kata “lampiran” berjarak tiga baris ke bawah dari kalimat penutup surat.

Contoh surat lamaran tanpa pengalaman

Jakarta, 11 Januari 2009
Kepada Yth.
Direktur atau Manager
PO Box 13xxx
Jakarta

Dengan Hormat
Saya bermaksud melamar salah satu lowongan Marketing Executive seperti yang dimaksudkan iklan Bapak pada harian “X “ tanggal 9 Januari 2009. Saya memiliki persyaratan yang dicantumkan dalam iklan bapak tersebut.
Usia saya sekarang 21 tahun, lulus D3 pada tahun 2008. Selain itu saya juga memiliki SIM C, tetapi saya belum pernah bekerja sama sekali. Saat ini untuk mengisi kegiatan, saya mengikuti kursus bahasa Inggris.
Saya sanggup bekerja keras dan bersedia melakukan segala pekerjaan yang ditugaskan kepada saya. Saya juga akan selalu patuh melaksanakan tugas di mana saja, termasuk ke luar kota sesuai dengan ketentuan perusahaan.
Walaupun belum berpengalaman di bidang penjualan, tetapi dengan keberanian dan keinginan keras untuk maju, saya yakin dalam waktu yang tidak akan lama dapat menguasai bidang tersebut. Jawaban dan panggilan dari Bapak untuk wawancara sangat saya nantikan dengan penuh harapan

Hormat Saya,

[Nama Lengkap]

Lampiran.

* Artikel ini dikutip dari buku “15 Menit Membuat Surat Lamaran Kerja yang Efektif“. Redaksi Tangga Pustaka.

Lowongan CPNS Badan Pusat Statistik BPS Tahun 2009

PENGUMUMAN
NOMOR: 02310.280
SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BADAN PUSAT STATISTIK
TAHUN ANGGARAN 2009

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 286 Tahun 2009 tanggal 10 September 2009 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Badan PusatStatistik
(BPS) Tahun Anggaran 2009, BPS membuka kesempatan bagi Warga Negara Republik Indonesia yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BPS dengan ketentuan sebagai berikut:

I. PERSYARATAN UMUM:
1. Warga Negara Republik Indonesia.
2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
3. Memiliki integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.
5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak
dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil/Anggota Tentara Nasional
Indonesia/Anggota Kepolisian Negara, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
6. Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri Sipil dan Calon/Anggota Tentara
Nasional Indonesia atau Calon/Anggota Kepolisian Negara.
7. Tidak menjadi anggota dan atau pengurus partai politik.
8. Berkelakuan baik yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Kepolisian setempat.
9. Memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikannnya (jenjang dan jurusan) yang sesuai dengan lowongan formasi jabatan.
10. Sehat jasmani dan rohani serta tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang dinyatakan dengan Surat Keterangan oleh Dokter Rumah Sakit Pemerintah.

II. PERSYARATAN KHUSUS
1. Pada tanggal 1 Desember 2009, berusia minimal 19 tahun dan maksimal:
• 25 tahun untuk lulusan D-III, dan
• 30 tahun untuk lulusan S1

2. Waktu melamar telah memiliki ijazah Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi A atau B. Apabila dalam ijazah tersebut tidak disebutkan akreditasi maka perlu dilampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi bersangkutan
yang menyebutkan akreditasinya.
3. Batas minimal IPK: 2,50 dari skala 4,00
4. Bersedia ditempatkan di wilayah provinsi tempat mendaftar.
5. Sanggup mengganti biaya pelaksanaan penerimaan sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta) rupiah, apabila:
a. dinyatakan lulus ujian tahap akhir dan telah mendaftar ulang tetapi
mengundurkan diri dengan alasan apapun, atau
b. mengundurkan diri setelah bekerja di BPS, dengan masa kerja kurang dari 5 (lima) tahun.

III. KUALIFIKASI PENDIDIKAN YANG DIBUTUHKAN BERDASARKAN LOKASI MENDAFTAR:

1. BPS Pusat :

2. BPS Provinsi:

IV. WAKTU, TEMPAT DAN CARA MELAMAR
1. Jadual Pelaksanaan Penerimaan CPNS Jalur Umum BPS Tahun 2009 dan Waktu Penyampaian Lamaran
a. Jadual Pelaksanaan Penerimaan CPNS Jalur Umum BPS Tahun 2009
(dapat dilihat pada lampiran 2)
b. Waktu Penyampaian Lamaran:
Tanggal 14-23 Oktober 2009 (Cap Pos)
2. Alamat Pengiriman Lamaran
a. Untuk pelamar di BPS Pusat, berkas lamaran disampaikan melalui Pos ditujukan kepada Panitia Penerimaan CPNS BPS 2009. Pada sudut kiri atas amplop ditulis:
Berkas Pendaftaran CPNS BPS Tahun Anggaran 2009
Dengan alamat lengkap sebagai berikut :
Kepada Yth.
Panitia Penerimaan CPNS BPS 2009
u.p. Kepala Biro Kepegawaian Badan Pusat Statistik
Kotak Pos 1003 Jakarta 10710
b. Untuk pelamar di BPS Provinsi, berkas lamaran dapat disampaikan melalui pos ke alamat BPS Provinsi masing-masing di Seluruh Indonesia, kecuali BPS Provinsi DKI Jakarta (alamat terlampir pada lampiran 4). Tempat ujian sesuai dengan alamat pengiriman berkas lamaran.
Bagi Pelamar yang menyampaikan lamaran ke BPS Provinsi ditujukan :
Kepada Yth.
Panitia Penerimaan CPNS BPS 2009
u.p. Kepala BPS Provinsi ………………………….
Jln ………………………….
di
…………………………………….

3. Cara Melamar:
a. Setiap pelamar harus menyebutkan dalam surat lamarannya formasi jabatan yang dilamar, misalnya : “Koordinator Statistik Kecamatan (KSK)”, “Sekretaris”,
“Auditor” dll.
b. Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani sendiri oleh pelamar dengan dibubuhi meterai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah)yang ditujukan kepada:
Yth. Kepala Badan Pusat Statistik
Dengan dilampiri:
• Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
• Fotocopy Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir;
• Fotocopy Ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir oleh pejabat yang
berwenang;
• Pasfoto terbaru berwarna dengan latar belakang biru ukuran 3 X 4 sebanyak 4 lembar;
• Kartu Tanda Pencari Kerja dari Dinas Tenaga Kerja (Kartu Kuning);
• Surat Pernyataan bermaterai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah) sebagaimana
contoh pada lampiran 3.

V. TAHAP PENYARINGAN
1. Saringan Tahap I
Saringan Tahap I berupa seleksi administrasi. Pengumuman hasil seleksi administrasi serta waktu dan tempat pengambilan Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) akan diumumkan pada tanggal 29 Oktober 2009 :
- Bagi pelamar di BPS Pusat dapat dilihat melalui Website BPS;
- Bagi pelamar di BPS dapat dilihat di BPS tempat melamar.

2. Saringan Tahap II
Saringan Tahap II berupa ujian tulis akan dilaksanakan pada hari Minggu 8
November 2009 di BPS Pusat/(masing-masing tempat melamar) dan/atau tempat lainnya yang disediakan panitia, dengan jadwal sebagai berikut:
No. Materi Waktu Setempat
1. Tes Kompetensi Dasar (Pengetahuan Umum, Bakat
Skolastik dan Skala Kematangan)
08.00 –10.00
2. Test Kompetensi Bidang 10.00 – 11.30
Peserta harus membawa perlengkapan ujian sebagai berikut:
- Pensil 2B (asli)
- Penghapus karet
- Peruncing pensil (rautan)
- Papan Alas Menulis
- Ballpoint tinta hitam.
Hasil seleksi tahap II akan diumumkan pada tanggal 17 November 2009.
3. Saringan Tahap III
Wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 November 2009.
4. Pengumuman
Hasil seleksi CPNS akan diiumumkan pada tanggal 4 Desember 2009 melalui
website BPS ( www.bps.go.id.)

Formasi BPS Pusat (Click Here)
Formasi BPS Propinsi:
* BPS Provinsi NAD
* BPS Provinsi Sumatera Utara
* BPS Provinsi Sumatera Barat
* BPS Provinsi Riau
* BPS Provinsi Jambi
* BPS Provinsi Sumatera Selatan
* BPS Provinsi Bengkulu
* BPS Provinsi Lampung
* BPS Provinsi Bangka Belitung
* BPS Provinsi Kepulauan Riau
* BPS Provinsi Jawa Barat
* BPS Provinsi Jawa Tengah
* BPS Provinsi DI Yogyakarta
* BPS Provinsi Jawa Timur
* BPS Provinsi Banten
* BPS Provinsi Bali
* BPS Provinsi NTB
* BPS Provinsi NTT
* BPS Provinsi Kalimantan Barat
* BPS Provinsi Kalimantan Tengah
* BPS Provinsi Kalimantan Selatan
* BPS Provinsi Kalimantan Timur
* BPS Provinsi Sulawesi Utara
* BPS Provinsi Sulawesi Tengah
* BPS Provinsi Sulawesi Selatan
* BPS Provinsi Sulawesi Tenggara
* BPS Provinsi Gorontalo
* BPS Provinsi Sulawesi Barat
* BPS Provinsi Maluku
* BPS Provinsi Maluku Utara
* BPS Provinsi Papua
* BPS Provinsi Papua Barat

Surat Pernyataan (Click Here)
Alamat BPS Seluruh Indonesia (Click Here)